PSIKOLOGI OLAHRAGA dan MENTAL JUARA

Psikologi Olahraga adalah tentang meningkatkan sikap dan keterampilan permainan mental Anda untuk membantu Anda melakukan yang terbaik dengan mengidentifikasi keyakinan yang membatasi dan merangkul filosofi yang lebih sehat tentang olahraga Anda

Tingkatkan fokus dan atasi gangguan. Banyak atlet memiliki kemampuan untuk berkonsentrasi, tetapi seringkali fokus mereka tergeser ke area yang salah seperti ketika seorang pemukul berpikir “Saya perlu mendapatkan pukulan” saat berada di kotak pemukul, yang merupakan fokus yang berorientasi pada hasil. Banyak instruksi saya tentang fokus berkaitan dengan membantu atlet untuk tetap fokus pada momen saat ini dan melepaskan hasil.

Tumbuhkan kepercayaan pada atlet yang memiliki keraguan. Keraguan adalah lawan dari keyakinan. Jika Anda mempertahankan banyak keraguan sebelum atau selama kinerja Anda, ini menunjukkan kepercayaan diri yang rendah atau setidaknya Anda menyabotase kepercayaan diri yang Anda miliki di awal kompetisi. Keyakinan adalah apa yang saya sebut keterampilan permainan mental inti karena pentingnya dan hubungannya dengan keterampilan mental lainnya.

Kembangkan keterampilan mengatasi masalah untuk menghadapi kemunduran dan kesalahan. Kontrol emosional adalah prasyarat untuk memasuki zona tersebut. Atlet dengan ekspektasi yang sangat tinggi dan ketat, mengalami kesulitan menangani kesalahan kecil yang merupakan bagian alami dari olahraga. Penting untuk memenuhi ekspektasi ini dan juga membantu atlet tetap tenang di bawah tekanan dan ketika mereka melakukan kesalahan atau menjadi frustrasi.

Temukan zona intensitas yang tepat untuk olahraga Anda. Saya menggunakan intensitas dalam arti luas untuk mengidentifikasi tingkat gairah atau aktivasi mental yang diperlukan setiap orang untuk melakukan yang terbaik. Ini akan berbeda dari orang ke orang dan dari olahraga ke olahraga. Merasa “bersemangat” dan bermuatan positif itu penting, tetapi tidak terlalu bersemangat juga penting. Anda harus melewati garis tipis antara bersemangat untuk menyelesaikan, tetapi tidak menjadi terlalu bersemangat.

Membantu tim mengembangkan keterampilan dan kohesi komunikasi. Bagian utama dari psikologi olahraga dan pelatihan mental membantu tim meningkatkan kohesi dan komunikasi. Semakin banyak tim bekerja sebagai satu kesatuan, semakin baik hasil untuk semua yang terlibat.

Untuk menanamkan sistem kepercayaan yang sehat dan mengidentifikasi pemikiran irasional. Salah satu bidang yang saya banggakan adalah membantu atlet mengidentifikasi keyakinan dan sikap yang tidak efektif seperti zona nyaman dan label diri negatif yang menahan mereka untuk tidak berkinerja baik. Keyakinan inti yang tidak sehat ini harus diidentifikasi dan diganti dengan cara berpikir yang baru. Keyakinan yang tidak sehat atau tidak rasional akan membuat Anda terjebak tidak peduli seberapa banyak Anda berlatih atau berusaha keras.

Meningkatkan atau menyeimbangkan motivasi untuk kinerja yang optimal. Penting untuk melihat tingkat motivasi Anda dan mengapa Anda termotivasi untuk berolahraga. Beberapa motivator lebih baik dalam jangka panjang daripada yang lain. Atlet yang termotivasi secara ekstrinsik sering bermain karena alasan yang salah, seperti atlet yang hanya mengikuti olahraga karena orang tua. Saya bekerja dengan atlet untuk membantu mereka mengadopsi tingkat motivasi yang sehat dan termotivasi untuk alasan yang benar.

Kembangkan kepercayaan diri pasca cedera. Beberapa atlet mendapati diri mereka sepenuhnya siap secara fisik untuk kembali ke kompetisi dan latihan, tetapi secara mental masih ada bekas luka. Cedera dapat merusak kepercayaan diri, menimbulkan keraguan selama kompetisi, dan menyebabkan kurangnya fokus. Saya membantu atlet menyembuhkan mental dari cedera dan mengatasi rasa takut cedera kembali.

Untuk mengembangkan strategi dan rencana permainan khusus permainan. Semua pelatih hebat menggunakan rencana permainan, strategi balapan, dan keterampilan manajemen kursus untuk membantu para atlet mempersiapkan mental untuk kompetisi. Ini adalah area di luar pengembangan keterampilan mental dasar di mana pelatih mental membantu atlet dan tim. Ini sangat penting dalam olahraga seperti golf, balap, dan banyak olahraga tim.

Untuk mengidentifikasi dan memasuki “zona” lebih sering. Ini menggabungkan semua yang saya lakukan di sisi mental olahraga. Tujuan keseluruhannya adalah untuk membantu atlet memasuki zona dengan mengembangkan keterampilan mental dasar yang dapat membantu atlet lebih sering memasuki zona tersebut. Tidak mungkin bermain di zona setiap hari, tetapi Anda dapat mengatur kondisi agar hal itu terjadi lebih sering.

Saya akan menambahkan bahwa psikologi olahraga mungkin tidak sesuai untuk setiap atlet. Tidak setiap orang yang berolahraga ingin “meningkatkan performa”. Psikologi olahraga mungkin bukan untuk atlet rekreasi yang berpartisipasi dalam komponen sosial olahraga atau tidak menghabiskan waktu untuk melatih teknik atau kebugaran untuk meningkatkan kinerja. Atlet muda yang orang tuanya ingin mereka temui psikolog olahraga juga bukan kandidat yang baik. Sangatlah penting bahwa atlet berkeinginan untuk meningkatkan permainan mentalnya tanpa memiliki motif untuk memuaskan orang tua. Demikian pula, seorang atlet yang melihat ahli permainan mental hanya untuk memuaskan pelatih tidak akan mendapat manfaat penuh dari pelatihan mental.

Pengertian Pelatihan Mental Juara

Pelatihan mental  atau saya sering sebut pelatihan mental juara adalah sebuah teknik komunikasi yang harus dikuasai oleh pelatih untuk membimbing atletnya dan seorang atlet yang mampu menguasai dirinya … pelatihan mental adalah bagaimana kita mampu mensinergikan tujuan, pikiran dan prilaku sementara pikiran kita sebagai road mapnya dikuasai alam sadar, alam bawah sadar, perasaan, logika, norma yang ada dan banyak hal lainnya. Intinya  pelatihan mental juara adalah pelibatan pikiran kita secara terencna dalam merancang fungsi gerak anatomi (prilaku) dalam pencapain juara. Pelatihn mental ini saya akan bagi menjadi dua bagian besar yaitu pembuatan/pengkodingan mind set juara dan pembuatan antivirusnya. (mental block)

Berbicara tentang pengkodingan maka kita ibaratkan dalam sebuah komputer maka pelatihan mental juara pertama adalah pembuatan koding aplikasi untuk memiliki mental juara. Bila berbicara untuk atlet adalah bagaimana mind set seorang atlet memiliki prilaku saat latihan dan kompetisi sehingga mencapai tujuan yang diinginkan.

Mind set adalah sebuah pengkoding pikiran yang menghasilkan prilaku. Seringkali mind set kita terbentuk begitu saja, berdasarkan koding yang tidak tidak teratur sehingga mengakibatkan prilaku tidak terencana. Pelatihan mental juara adalah pelatihan pembuatan koding untuk pikiran sehingga menghasilkan prilaku sesuai rencana untuk mencapai tujuan. Banyak motivator tidak memahami bagai mana fungsi kerja pikiran sehingga penerapan koding tidak sesuai dengan spek yang ada semua disama ratakan.

Ibarat sebuah komputer setiap komputer memiliki spek yang berbeda dari generasi ke generasi begitupun pikiran kita yang sangat tergantung dari pengalaman hidup yang dia jalani dan perasaan dari perjalanan tersebut dan ini penting untuk mengkoding pikiran sehingga aplikasi sesuai dengan speknya dan akan  mengahasilkan mind set yang sesuai dengan apa yang kita harapkan.

Tool tool yang yang ada dan semakin semarak dalam dunia psikologi murni ataupun psikologi terapan ibarat sebuah aplikasi yang akan kita instal dalam pikiran manusia, sebelum pengistalan dilakukan maka kita harus memiliki kemampuan mengdiagnosa atau menganalisa kekuatan pikiran untuk menjalankan aplikasi tersebut apakah perlu di upgrate atau sudah sesuai spek aplikasi.

Dalam dunia olahraga saya akan memberikan teknik teknik atau aplikasi mind set untuk menjadi juara berdasarkan referensi buku dan pelatihan yang sudah saya praktekan ketika mendampingi para atlet diataranya adalah :

  1. Mind set mengeluarkan kemampuan maksimal komponen kemampuan fisik saat latihan dan kompetisi.
  2. Mind set mempermudah penguasaan keterampilan teknik
  3. Mind set mempermudah penguasaan taknik
  4. Mind set mempermudah kerjasama tim
  5. Mind set menjaga motivasi
  6. Minset keajegan teknik
  7. Mengeluarkan kemampuan maksimal.
  8. Dan apliaksi mindset lainnya.

Bagain kedua pelatihan mental juara adalah Hambatan hambatan untuk menjalankan mind set yang sempurna seperti dalam dunia komputer dikatakan virus virus yang mengganggu jalannya aplikasi secara baik dan benar. Maka bagian kedua dari pelatihan mental ini adalah membersikan virus virus yang datang maupun yang sudah ada dalam aplikasi mindset kita.

Pelatihan Mental juara adalah segmen psikologi terapan olahraga yang berkonsentrasi secara khusus pada membantu atlet menerobos hambatan mental (virus -virus) yang menghalangi untuk mencapai potensi puncaknya. Dengan berfokus pada keterampilan mental yang diperlukan untuk berhasil dalam setiap kompetisi olahraga, pembinaan permainan mental juara berupaya mencapai tujuan keseluruhan peningkatan kinerja.

Kitan harus mampu mengendalikan panca indra kita karena itu adalah jalannya masuknya virus maka kita buatkan ativirus itu dengan tool tool psikologi terapan agar panca indra kita terkontrol dengan baik dan tidak bocor. Beberapa anti virus yang bisa kita buat atau instal adalah

  1. Kecemasan
  2. Ketakutan
  3. Teriakan penonton
  4. Wasit dan juri
  5. Intimidasi
  6. Riwayat cedera
  7. Kondisi lapangan
  8. Penyesuaian
  9. Peralatan dan perlengkapan Latihan
  10. Pengalaman pahit
  11. Dan gangguan (virus) yang lainnya

 

Psikologi Olahraga berlaku untuk berbagai macam atlet serius. Sebagian besar siswa saya (SMP, SMA, perguruan tinggi, dan atlet profesional) memiliki komitmen yang tinggi terhadap keunggulan dan melihat sejauh mana mereka dapat melangkah dalam olahraga. Mereka menyukai persaingan dan menguji diri mereka sendiri melawan yang terbaik dalam olahraga mereka. Mereka memahami pentingnya sikap positif dan ketangguhan mental. Para atlet ini menginginkan setiap keuntungan yang bisa mereka peroleh termasuk keunggulan mental dalam kompetisi.

“libatkan pikiran untuk menjalankan aplikasi mindset juara dan menghadirkan antivirus nya maka atlit akan merasakan pencapaian tujuan sesuai rencana”

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

X