CATATAN DAN MENTAL ATLET

mempersiapka mental dengan mencatat hasil kinerja atlet

Prestasi olahraga adalah hasil dari sebuah tabungan yang dikumpulkan saat latihan baik atlit maupun pelatih harus “mencatat” untuk mengetahui sejauh mana pencapaian atlet untuk sampai pada tujuan akhir (juara olimpiade). Dan untuk menjadi juara olimpiade seorang atlet menjadi syarat mutlak harus memiliki bekal sesuai dengan standar olimpiade misalnya kondisi fisik kekuatan ototnya, daya tahan otot sampai pada VO2Max atlet karena olahraga prestasi bukan dicapai oleh kebetulan tapi sesuai dengan persiapan yang matang.

 

Pencatatan kenerja atlet harus terinci secara detai bukan hanya kondisi fisik namun keterampilan teknik, teknik juga mental atlet. Mili demi mili pencapaian atlet saat latihan ataupun kompetisi tercatat untuk menghasilkan ribuan meter hingga mencapai pincak prestasi. Kemampuan seorang pelatih untuk melatih harus di barengi dengan kemampuan analisa sehingga pelatih mampu membuat program latihan yang tepat dan uji tanding untuk atletnya. Seorang pelatih adalah orang yang mampu mengajak, menunjukkan dan membimbing atlet untuk pencapaian prestasi tertinggi dimasa depan.  

 

Keuntungan pencatatan diri seorang atlet harus diketahui oleh atetnya karena secara psikologis dia akan memaksimalkan kemampuannya dan akan selalu menerima kenyataan (kekalahan ataupun kemenangan) dengan santai dan  sebagai analisa dirinya sendiri bagaimana atlet akan selalu termotivasi untuk mempersiapkan kariernya kedepan. Ibarat sebuah balapan motor fisik atlet adalah kendaraannya sedangkan mental dan keterampilan mengendarainya ada pada pengendaranya, catat baik baik pa yang sudah ada dalma motornya , ccnya, bannya, shocknya dll begitupun kita harus tahu kemampuan pengendaranya. Ingat olahraga adalah matematika semua terukur jelas tinggal kemampuan mental lah yang mementukan apakah atlet mampu mengeluarkan semua catatan tabungan latihannya.

 

Intinya, sebagian besar atlet dan pemain harus memiliki pengetahuan luas tentang olahraga yang mereka mainkan, dengan  platform seperti ini dapat memberi mereka keunggulan, dan secara psikologis terdapat lebih dari cukup bukti untuk mendukung hal ini. Bagaimana pemantauan dan evaluasi dapat meningkatkan aspek psikologis atlet seperti mengembangkan tingkat motivasi dan otonomi yang lebih tinggi untuk membuat pilihan yang lebih baik.

Melihat lebih dekat pada manfaatnya, kita dapat melihat dari perspektif pelatihan bahwa mengetahui kapan harus menyesuaikan beban dan intensitas pelatihan secara akurat ditambah dengan tetap berhubungan dengan bidang pelatihan yang membutuhkan lebih banyak perhatian daripada yang lain sangat penting. Memantau pelatihan dan kebiasaan harian Anda dapat mengatur perkembangan Anda.

Melihat lebih dekat pada aspek psikologis,  Leo Isaac  menemukan bahwa atlet dapat mengidentifikasi lebih banyak “pengetahuan diri” melalui gagasan pemantauan ini, dan ini pada gilirannya dapat membantu atlet mengidentifikasi masalah yang mengganggu kinerja (baik akut maupun kronis). Memberi atlet pengetahuan tambahan ini membuat mereka menjadi individu yang lebih kuat secara mental dan pada gilirannya dapat meningkatkan hubungan pelatih-atlet.

Pemantauan diri juga dapat bermanfaat bagi seorang atlet dengan meningkatkan dorongan dan kepercayaan diri – penelitian telah menunjukkan bahwa atlet yang menyimpan catatan pelatihan mereka memancarkan kepercayaan diri yang lebih dalam pengetahuan bahwa mereka telah berlatih keras selama musim dan dapat merenungkan hal ini dengan melihat catatan mereka ( Sportinmind ). Pemantauan diri juga memungkinkan atlet untuk mendapatkan perspektif, meningkatkan fokus, dan meningkatkan kepatuhan latihan dan ketepatan waktu – ini dilakukan dengan membuat atlet bertanggung jawab melalui catatan latihan mereka.

Penetapan tujuan adalah pengaruh besar lainnya pada karier seorang atlet – hal ini dapat ditingkatkan melalui pemantauan diri melalui para atlet yang mengidentifikasi posisi mereka saat ini dalam hal pelatihan dan kinerja, dan bagaimana mereka ingin mencapai tujuan tertentu ( perlengkapan ekstra. com ).

Kesimpulan

Pengetahuan pelatih terhadap cabang olahraga perlu ditingkatkan dan menguasai secara keseluruhan mulai dari biomekanik cabang olahraga, anatomi psiologi cabang olahraga, ilmu faat, ilmu kepelatihan olahraga dan spesifikasi atau kwalifikasi memasuki sebuah event atau kompetisi. Ketika Anda sebagai pelatih dan atletnya memeliki itu semua maka akan memberikan dukungan mental juara.

“Kami adalah apa yang kami lakukan berulang kali. Keunggulan, oleh karena itu, bukanlah tindakan tetapi kebiasaan ”, Aristoteles

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

X